Mengikuti Pribadi yang Bisa Ditiru
Kalangan Sendiri

Mengikuti Pribadi yang Bisa Ditiru

Lori Official Writer
      315

Selamat pagi, saya suka sekali berjumpa dengan saudara di pagi ini. Saya rindu untuk saudara bisa diberkati sebelum aktivitas kita hari ini. Saya mau membagikan Firman Tuhan hari ini yang bisa memotivasi dan mengingatkan setiap kita untuk tetap berjalan dengan tuntunan dari Tuhan. 

 

1 Korintus 11: 1 

“Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.” 

 

Melalui ayat ini, Paulus mengatakan dengan penuh percaya diri bahwa dia berani untuk berkata kepada jemaat dan juga kepada kita yang membaca Firman Tuhan hari ini. Ia berkata, “Jadilah pengikutku…”. 

Dia berani dengan sangat berintegritas dan punya keyakinan penuh bahwa dia bisa dijadikan model. Makanya dia bilang “Ikutlah aku. Contohlah aku.” Kenapa dia bisa berkata seperti itu? Karena dia tidak hanya mengajarkan tentang Kristus, tetapi telah mengalami Kristus secara nyata dalam hidupnya. Apa yang ia katakan sejalan dengan apa yang ia hidupi. 

Pengalaman hidup mengajarkan kita bahwa relasi dan pergaulan sangat menentukan arah kehidupan. Teman adalah orang-orang yang berinteraksi langsung dengan kita— mendengarkan apa yang menjadi value kehidupannya dan melihat prinsip-prinsip hidupnya, dan tanpa sadar, karakter mereka bisa berpindah ke dalam diri kita seiring waktu. 

Karena itu, penting bagi kita untuk belajar memilih dengan siapa kita berjalan. Tidak selalu tentang seberapa fasih seseorang berbicara Firman Tuhan, tetapi apakah hidupnya dapat dipertanggungjawabkan. Apakah ia dewasa secara rohani? Apakah ia tetap setia dan menang di tengah ujian hidup? Dari orang-orang seperti inilah kita bisa belajar dan meneladani iman yang nyata. 

Nah, begitu juga saudara dengan apa yang disampaikan oleh Rasul Paulus. Dia berani mengatakan kepada jemaatnya, “Ikutlah aku, karena aku sudah mengikuti Tuhan Yesus.” Seperti seorang marketing, dia meyakinkan orang-orang rasa dari produk yang sudah lebih dulu ia rasakan.  

Saudara, hari ini saya menantang dan menyemangati Anda mulai memilih teman dan relasi yang tepat untuk menjalankan visi Anda. Mari membangun relasi dengan mereka yang mendukung Anda. Dalam arti satu visi di dalam Tuhan Yesus dan hidupnya dapat dipertanggungjawabkan dan tidak menyerah dalam situasi dan terus mau berjuang mengerjakan visi Tuhan. Dengan demikian Anda pasti akan terbawa nilai-nilai itu dan Anda bisa mengadopsinya dan bisa mentransferkannya lagi kepada orang lain.  

 

Momen Refleksi: 

1. Apakah relasi yang saat ini Anda bangun memberi Anda dukungan positif?  

2. Nilai apa yang Anda dapatkan dari mereka?  

Saat Anda berada dalam lingkaran yang benar, nilai-nilai Kristus akan terbentuk di dalam diri Anda dan melalui hidup Anda, nilai itu akan diteruskan kepada orang lain.  

Tuhan Yesus Memberkati. 

Ikuti Kami